Tau nggak sih kalau menjaga standar keamanan makanan itu sangat penting?

Menjaga standar keamanan pada makanan akan berdampak pada Brand Resto Anda. Apabila Resto Anda selalu menjaga standar kualitas makanan, maka konsumen akan menilai Resto Anda dengan rating tinggi, akan tetapi hal tersebut juga dapat berlaku sebaliknya. 

Berikut adalah akibat dari tidak menjalankan standar kualitas makanan, dilihat dari sisi Konsumen dan juga Merchant :

  • Sisi Konsumen

Konsumen akan mendapatkan dampak dari makanan dan minuman yang dikonsumsi, jika makanan dan minuman tersebut tidak sesuai dengan standar keamanan pangan. Misalnya yang terjadi di Jabar, 70 warganya keracunan ikan pindang yang disebabkan bakteri yang ada pada ikan tersebut.

  • Sisi Merchant

Adanya hama dan bakteri pada makanan atau minuman dapat berdampak buruk bagi resto Anda. Diantaranya adalah stok makanan yang terbuang, reputasi resto Anda menjadi jatuh, dan Anda akan mengalami kerugian karena 2 hal tersebut.

Langkah penting untuk selalu menjaga kebersihan restoran Anda:

Hal yang harus diperhatikan dalam menyimpan stok makanan:

Gunakan wadah penyimpanan makanan yang aman dan tidak mengandung bahan kimia yang berbahaya untuk dikonsumsi. Wadah makanan yang digunakan juga harus tertutup rapat, supaya tidak terkontaminasi dengan hal-hal yang ada di luar.

Gunakan lemari es dan freezer untuk menyimpan stok bahan makanan, tujuannya supaya makanan akan lebih tahan lama dan tetap terjaga kualitasnya.

Cara penyimpanan Makanan sesuai standar:

  • Setiap bahan makanan yang disimpan diatur ketebalannya, dengan maksud agar suhu dapat merata keseluruh bagian
  • Setiap bahan makanan ditempatkan secara terpisah menurut jenisnya, dalam wadah (container) masing-masing. Wadah dapat berupa bak, kantong plastik atau lemari yang berbeda.
  • Makanan disimpan didalam ruangan penyimpanan sedemikian hingga terjadi sirkulasi udara dengan baik agar suhu merata keseluruh bagian. Pengisian lemari yang terlalu padat akan mengurangi manfaat penyimpanan karena suhunya tidak sesuai dengan kebutuhan.

Penyimpanan didalam lemari es:

  • Bahan mentah harus terpisah dari makanan siap santap
  • Makanan yang berbau tajam harus ditutup dalam kantong plastik yang rapat dan dipisahkan dari makanan lain, kalau mungkin dalam lemari yang berbeda, kalau tidak letaknya harus berjauhan.
  • Makanan yang disimpan tidak lebih dari 2 atau 3 hari harus sudah dipergunakan.
  • Lemari tidak boleh terlalu sering dibuka, maka dianjurkan lemari untuk keperluan sehari-hari dipisahkan dengan lemari untuk keperluan penyimpanan makanan

Penyimpanan makanan kering:

  •  Suhu cukup sejuk, udara kering dengan ventilasi yang baik
  •  Ruangan bersih, kering, lantai dan dinding tidak lembab
  • Rak-rak berjarak minimal 15 cm dari dinding lantai dan 60cm dari langit-langit
  • Rak mudah dibersihkan dan dipindahkan
  • Penempatan dan pengambilan barang diatur dengan sistem FIFO (firs in first out) artinya makanan yang masuk terlebih dahulu harus dikeluarkan lebih dulu

Suhu penyimpanan makanan yang ideal sangat berpengaruh pada kualitas makanan yang disajikan kepada pelanggan. Berikut keterangannya:

  • Makanan jenis daging, ikan, udang dan olahannya
    • Menyimpan sampai 3 hari : -50 sampai 00 C
    • Penyimpanan untuk 1 minggu : -190 sampai -50 C
    • Penyimpanan lebih dari 1minggu : dibawah -100 C
  • Makanan jenis telur, susu dan olahannya
    • Penyimpanan sampai 3 hari : -50 sampai 70 C
    • Penyimpanan untuk 1 minggu : dibawah -50 C
    • Penyimpanan paling lama untuk 1 minggu : dibawah -50 C
  • Makanan jenis sayuran dan minuman dengan waktu penyimpanan paling lama 1 minggu yaitu 70 sampai 100 C
  • Tepung, biji-bijian dan umbi kering pada suhu kamar (250C).

Lakukan perputaran stok makanan dengan metode stok yang pertama kali masuk maka akan menjadi stok yang pertama kali keluar. Hal tersebut dapat dibantu dengan cara memberikan tanggal pada kotak atau kemasan penyimpanan. Supaya perputaran stok dapat berjalan dengan baik, dan kualitas makanan tetap terjaga.

Pastikan suhu pada saat memasak makanan sesuai dengan jenis bahan makanan yang sedang dimasak. Hindari memberikan makanan yang belum sempurna proses memasaknya kepada konsumen. Contohnya seperti ayam yang masih merah/mentah bagian dalamnya, itu menandakan proses memasak belum sempurna.

Grab sangat memperhatikan dan menjaga kepuasan konsumen, yaitu salah satunya dengan menyediakan survey penilaian kepada konsumen seputar kualitas makanan atau minuman yang telah dipesan melalui aplikasi GrabFood.

Penilaian tersebut dapat dijadikan masukkan untuk Resto Anda, agar tetap terus mempertahankan kualitas yang terbaik pada menu yang ada di Aplikasi GrabFood Merchant.

 Selain itu, Resto Anda juga bisa menerapkan cek secara rutin di outlet Anda. Grab menyediakan template checklist yang bisa Anda gunakan. SIlahkan unduh dokumen di tautan di bawah.

Yuk selalu jaga kualitas makanan, untuk menciptakan Brand yang baik di hati Konsumen

Forward Together